Pendaftaran UTBK SNBT 2026 akan dibuka mulai 25 Maret mendatang. Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Tengah dan Yogyakarta, penting untuk mengetahui jurusan kuliah yang jarang diminati. Informasi ini bisa menjadi strategi untuk meningkatkan peluang diterima, terutama di kampus seperti Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), hingga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Mengetahui jurusan yang sepi peminat bukan berarti jurusan tersebut kurang berkualitas. Sebaliknya, beberapa jurusan justru memiliki prospek yang luas dan kesempatan karier yang menjanjikan. Artikel ini akan membahas jurusan-jurusan yang relatif jarang diminati dan tips memilih jurusan tepat untuk UTBK SNBT 2026.
baca juga : Kepedulian SMAN 8 Pinrang untuk Murid Pejuang Keluarga
1. Jurusan Sosial dan Humaniora yang Kurang Peminat
Beberapa jurusan di bidang sosial dan humaniora cenderung memiliki peminat lebih sedikit dibandingkan jurusan sains atau teknik. Contohnya:
-
Sosiologi dan Antropologi – Di UNS, jurusan ini memiliki peminat yang tidak sebanyak jurusan ekonomi atau manajemen.
-
Sejarah dan Arkeologi – Jurusan ini populer di UNY, namun secara keseluruhan peminatnya relatif rendah, terutama dibandingkan jurusan pendidikan dan teknologi.
Meskipun sepi peminat, lulusan jurusan ini dapat bekerja di sektor pemerintahan, riset, museum, hingga organisasi non-profit.
2. Jurusan Sains Terapan dengan Persaingan Rendah
Di kampus seperti Undip dan Unsoed, ada beberapa jurusan sains terapan yang peminatnya tidak terlalu banyak:
-
Teknologi Pangan – Cocok untuk calon mahasiswa yang tertarik pada inovasi makanan dan pengolahan hasil pertanian.
-
Bioteknologi – Walaupun menjanjikan prospek penelitian dan industri, peminatnya masih relatif kecil.
Jurusan sains terapan ini dapat menjadi pilihan strategis karena kompetisi yang lebih rendah, memungkinkan peluang diterima lebih besar.
3. Jurusan Seni dan Desain yang Spesifik
Jurusan seni dan desain memang menarik, tetapi beberapa di antaranya justru jarang diminati:
-
Desain Interior – Di UNY, peminatnya lebih sedikit dibandingkan pendidikan seni murni.
-
Seni Musik atau Teater – Biasanya memiliki seleksi khusus dan jumlah kuota terbatas, sehingga tidak banyak calon mahasiswa yang mendaftar.
Meski peminatnya sedikit, lulusan jurusan ini memiliki peluang di industri kreatif, pertunjukan seni, dan perancangan interior profesional.
4. Jurusan Pendidikan yang Tidak Populer
Bagi yang ingin menjadi guru, beberapa jurusan pendidikan justru memiliki pendaftar lebih sedikit dibandingkan pendidikan matematika atau IPA:
-
Pendidikan Geografi – Tersedia di UNS dan Unsoed, tetapi peminatnya relatif rendah.
-
Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Seni – Pilihan tepat untuk calon guru yang tertarik bidang spesifik.
Jurusan ini cocok bagi mahasiswa yang ingin mengajar dengan fokus pada bidang tertentu dan memiliki peluang kerja yang stabil di sekolah atau lembaga pendidikan lainnya.
5. Tips Memilih Jurusan Sepi Peminat untuk UTBK SNBT 2026
Memilih jurusan yang sepi peminat bukan hanya soal persaingan, tetapi juga kecocokan dengan minat dan bakat. Berikut tipsnya:
-
Kenali minat dan bakat pribadi – Pastikan jurusan yang dipilih sesuai passion agar studi lebih nyaman dan produktif.
-
Periksa prospek karier – Jurusan jarang diminati bisa memiliki peluang kerja unik atau bidang yang sedang berkembang.
-
Lihat kualitas program studi – Jangan hanya tergiur karena sepi peminat; pastikan kualitas dan fasilitas mendukung pembelajaran.
-
Persiapkan UTBK secara matang – Nilai UTBK tetap menjadi faktor penting untuk lolos seleksi.
Dengan strategi ini, calon mahasiswa bisa memaksimalkan peluang diterima di kampus idaman, meskipun memilih jurusan yang relatif jarang diminati.
Kesimpulan
Mengetahui jurusan sepi peminat di Undip, UNS, Unsoed, dan UNY dapat menjadi acuan penting bagi calon mahasiswa UTBK SNBT 2026. Jurusan seperti sosiologi, sejarah, bioteknologi, desain interior, dan pendidikan spesifik mungkin memiliki kompetisi lebih rendah, namun tetap memiliki prospek cerah. Kunci sukses adalah memilih jurusan yang sesuai minat, menyiapkan UTBK dengan baik, dan memahami peluang karier dari masing-masing jurusan.
Dengan strategi tepat, pendaftaran UTBK SNBT 2026 bisa menjadi langkah awal menuju pendidikan tinggi yang sukses di Jawa Tengah dan Yogyakarta.